Halaman

Senin, 31 Oktober 2016

Khasiat Buncis




Nama Latin: Phaseolus Vulgaris, Beans
Fungsi Utama: Baik untuk diet

Tanaman sayuran buncis merupakan tanaman asli Benua Amerika, yang termasuk tanaman berbentuk perdu. Secara garis besar, buncis dibedakan menjadi dua jenis, yaitu jenis yang merambat dan tidak merambat. Buah buncis berbentuk polong dengan panjang lebih kurang 10 - 12 cm lurus atau bengkok, dan berwarna hijau terang atau hijau keunguan. Di dalam buahnya terdapat biji-biji kecil yang berjajar rapi. Pada umumnya buncis dikonsumsi sebagai lalap atau direbus maupun sebagai sayuran. Buncis ini rasanya enak dan gurih sehingga sangat digemari oleh masyarakat Indonesia pada umumnya. Buncis yang baik untuk dikonsumsi adalah buncis yang dipetik saat buah muda, segar dan tidak rusak.

Tinjauan Medis
Buncis mengandung serat yang tinggi, sangat baik untuk memperlancar pencernaan atau mencegah konstipasi, dan mengobati tukak lambung. Kandungan zat gizi pada buncis berupa vitamin B, vitamin C, betakaroten, dan asam folat. Disamping itu, beberapa mineral berupa kalsium, zat besi dan potasium terkandung didalamnya. 
Buncis merupakan sumber protein yang baik, dan berdasarkan pengobatan tradisional China, jus buncis sangat bermanfaat memperkuat fungsi ginjal dan hati, serta membantu menjaga kadar gula darah tetap stabil. Kandungan enzim protease inhibitor pada buncis berfungsi mencegah kanker usus. Selain itu, kandungan ligninnya, jika diubah oleh bakteri di dalam usus besar akan menjadi senyawa yang dapat mencegah kanker usus besar. Jus buncis bisa memberikan manfaat yang maksimal jika kita meminumnya secara rutin.

Kandungan Gizi dan Fitonutrien
Pada sayuran buncis terdapat 6,50 mg kalsium, 4,40 mg fosfor, 1,30 mg zat besi, 0,70 mg niasin, 630 UI vitamin A, 0,08 mg vitamin B1, 0,10 mg vitamin B2, 19 mg vitamin C serta karotenoid, enzim protease inhibitor, gum guar dan pektin, serta serat.

Manfaat Lainnya

1. Menurunkan kadar kolesterol darah;
2. Menurunkan tekanan darah;
3. Pembentuk otot;
4. Mengobati tukak lambung;
5. Mencegah hemoroid dan masalah pencernaan;
6. Mencegah kanker usus besar dan kanker payudara;
7. Mengontrol insulin dan gula darah;
8. Memperlancar saluran pencernaan;
9. Mencegah konstipasi.

Khasiat Bayam




Nama LatinAmaranthus Spec
Fungsi Utama: Mencegah anemia, meningkatkan daya tahan tubuh

Tanaman bayam berbentk perdu atau semak yang sering ditemukan tumbuh liar di tepi jalan, perkebunan, pekarangan yang tidak terawat, kebun, ladang dan lain sebagainya. Pertumbuhan tanaman bayam ini sangat cepat sehingga dapat dipanen kurang lebih dalam waktu 1 bulan. Bayam yang baik adalah yang masih segar dan berwarna hijau, dan tidak terdapat bercak-bercak hitam. Tanaman bayam yang sering digunakan sebagai sayuran adalah bayam cabutan atau bayam sekul. Walaupun ada jenis bayam lainnya yaitu bayam tahunan atau bayam kakap, yang sering digunakan sebagai bubur bayam, atau keripik bayam. Bagian yang dapat dimanfaatkan adalah daun dan batang yang masih muda. Bagian yang dapat dimanfaatkan adalah daun dan batang yang masih muda. Daunnya berwarna hijau dan ada juga yang berwarna kemerahan.

Bayam merupakan sayuran yang kaya klorofil dan karoten, termasuk didalamnya betakaroten yang mempunyai sifat antioksidan. vitamin dan mineral yang terdiri dari asam folat, vitamin K, vitamin A, vitamin B dan vitamin C. Sementara untuk kandungan mineral terdiri dari magnesium, mangan, kalsium, fosfor, dan besi serta protein. Zat gizi dalam bayam sangat bermanfaat untuk meningkatkan daya tahan tubuh, menurunkan kadar kolesterol darah, dan mencegah kurang darah serta dapat mengatasi gangguan sembelit. Kandungan antioksidan yang tinggi pada bayam membantu mencegah dan menghindari kanker. Bayam mengandung kandungan purin yang tinggi, sehingga tidak disarankan pada penderita asam urat. Jadi lebih bijaksana bila konsultasikan pada ahlinya atau pada dokter keluarga Anda.

Kandungan Gizi dan Fitonutrien
Satu cangkir potongan bayam mengandung 51 mg kalsium, 28 mg fosfor, 1,7 mg zat besi, 35 mg sodium, 259 mg potasium, 4.460 IU vitamin A, 28 mg vitamin C, 3,5 mg biotin, 1,25 mg vitamin E, 44 mg magnesium, 0,42 mg mangan, 0,5 mg aluminium, serta karotenoid, asam folat, sapoin dan klorofil

Manfaat Lainnya

1. Mencegah anemia
2. Menurunkan berat tubuh
3. Sebagai antidiabetes
4. Baik untuk kesehatan sistem pencernaan
5. Menurunkan kolesterol
6. Menurunkan resiko serangan kanker

Khasiat Buah Naga




Nama LatinHylocereus Undatus
Fungsi Utama: Melancarkan peredaran darah, menurunkan kadar kolesterol



Dragon fruit atau buah naga masih terbilang buah yang baru dikenal di Indonesia, belakangan namanya menjadi buah bibir di masyarakat luas. Penampilan buah ini sangat unik dan menarik, ukurannya besar seperti buah mangga dengan warna merah menyala. Kulit buah naga seperti sisik ular besar atau naga, tetapi bukan karena itu buah tersebut dikenal sebagai dragon fruit yang rasanya manis segar dan sedikit asam. Ada empat jenis buah naga yang telah dibudidayakan, buah naga daging putih, daging merah, buah naga daging super merah, dan buah naga kulit kuning daging putih. Di Malaysia dan Singapura, terdapat buah naga isi merah. Secara sederhana buah naga dimakan dalam keadaan segar, yaitu setelah masak dan empuk. Untuk dikonsumsi secara langsung, sebaiknya memilih buah naga yang sudah matang. Mula-mula buah naga dibelah menjadi dua, kemudian bagian daging buahnya yang putih bertaburan biji hitam kecil-kecil dapat disendoki dan dimakan.

Tinjauan Medis
Buah naga mengandung serat yang sangat baik bagi kesehatan. Serat buah naga dibutuhkan tubuh untuk menurunkan kadar kolesterol. Di dalam saluran pencernaan serat akan mengikat asam empedu (produk akhir kolesterol) dan kemudian dikeluarkan bersama tinja. Dengan demikian, semakin tinggi konsumsi serat akan semakin banyak asam empedu dan lemak yang dikeluarkan tubuh. Selain mencegah kolesterol jahat, kandungan serat pada buah naga juga sangat berguna dalam sistem pencernaan. Buah naga terkenal sebagai salah satu sumber betakaroten. Betakaroten merupakan provitamin A yang di dalam tubuh akan diubah menjadi vitamin A yang sangat berguna dalam proses penglihatan, reproduksi, dan proses metabolisme lainnya.

Buah naga merupakan sumber antioksidan yang baik, mencegah radikal bebas dan melindungi dari penyebab kanker. Buah naga sangat baik untuk sistem peredaran darah. Buah naga sangat efektif mengurangi emosi dan menetralkan toksin atau racun dalam darah. Selain itu, menurunkan kadar kolesterol, sebagai penyeimbang gula darah, menguatkan fungsi ginjal dan tulang, serta meningkatkan kerja otak. Vitamin C yang ada di dalam buah naga membantu penyembuhan memar dan luka dengan cepat dan meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Juga kandungan vitamin B1 dalam buah ini membantu meningkatkan produksi energi dan juga metabolisme karbohidrat. Begitu juga dengan vitamin B2 yang berperan dalam memperbaiki dan memulihkan hilangnya nafsu makan. Kandungan vitamin B3 dalam buah naga membantu menurunkan kadar kolesterol jahat.

Buah naga juga memiliki kalium, zat besi, protein, kalsium dalam jumlah cukup banyak untuk meningkatkan daya tahan tubuh. Karena merupakan sumber fosfor dan kalsium yang baik maka dapat memperkuat tulang, juga membantu dalam pembentukan jaringan dan bentuk gigi yang sehat. Mengkonsumsi secara rutin buah naga dapat menurunkan berat badan, sehingga bagi anda yang ingin mendapatkan berat badan idel, cobalah untuk memakan buah naga.

Kandungan Gizi dan Fitonutrien
Dalam buah naga terdapat 6,3 mg kalsium, 0,55 mg zat besi, 30,2 gr fosfor, 9 mg vitamin C, 0,78 mg vitamin B1, 0,043 mg vitamin B2, 1,297 mg niasin serta karotenoid, betakaroten dan serat.

Manfaat Lainnya

1. Menyembuhkan penyakit rematik dan asam urat
2. Menyeimbangkan kadar gula darah
3. Mengontrol kadar kolesterol darah
4. Meningkatkan kesehatan mata
5. Melancarkan pencernaan dan mencegah konstipasi
6. Sebagai antikanker dan antioksidan

Minggu, 30 Oktober 2016

Mencegah Munculnya Sel Kanker - Lakukan Hal Berikut Ini...

KOMPAS.com - Orang-orang yang telah menderita dan mengalahkan kanker, akan bersedia melakukan apapun yang mereka bisa, untuk mencegah penyakit itu datang kembali. Itulah pola pikir yang mungkin harus diadopsi setiap orang, apakah mereka sudah menderita kanker atau tidak.
Untungnya, hampir semua tindakan yang dianjurkan untuk para penyintas kanker, berlaku juga bagi Anda yang tidak menderita kanker, kata Dwight McKee, MD, ahli onkologi, gizi, dan pengobatan integratif dan holistik ternama di AS.
Mulailah dengan strategi gaya hidup yang sederhana. Jangan hanya membacanya tapi berkomitmen untuk melakukannya seumur hidup.
1. Kelola Stres
Stres kronis akan menekan fungsi kekebalan tubuh dan menyebabkan peradangan. Peradangan ini ibarat seperti bahan bakar untuk kanker, kata Dr McKee. Kelola stres dengan berbagai cara, terserah mana yang Anda pilih, yoga, hiking, meditasi, atau lainnya.
"Kuncinya adalah menemukan teknik manajemen stres yang menyenangkan karena jika tidak menyenangkan, itu tidak akan berkelanjutan."
2. Hati-hati jamur
"Mikotoksin dan aflatoksin yang ditemukan dalam jamur adalah salah satu zat yang paling karsinogenik," kata Dr McKee.
Jika ada ruang lembapbkurang sinar matahari dan minim ventilasi, biasanya di situlah jamur tumbuh subur.
Bersihkan segera atau minta tolong jasa ahli pembersih jamur untuk menyingkirkannya. Kemudian, perbanyak ventilasi agar sinar matahari dan udara leluasa masuk.
3. Olahraga
Olahraga teratur dapat mengubah sistem kekebalan tubuh sehingga lebih mumpuni menangkis kanker, menurut sebuah studi dari University of Nebraska.
Peneliti menganalisis profil dari 16 penderita kanker sebelum dan setelah program olahraga selama 12 minggu dengan membandingkan rasio sel kekebalan sebelum dan sesudah program latihan.
Sebelum program latihan, profil darah korban 'didominasi oleh sel-sel usang'. Tapi, setelah 12 minggu pelatihan, level tersebut turun sebesar 15 persen.
4. Ringan tangan
Penelitian klinis menunjukkan kegiatan relawan, mentoring, dan tindakan-tindakan lain yang bertujuan membantu sesama dapat memompa fungsi kekebalan tubuh Anda.
"Ini penting untuk kesehatan dan salah satu kegiatan yang paling menyenangkan adalah membantu sesama," kata Dr McKee.
5. Konsumsi suplemen ini
Vitamin D penting untuk beberapa aspek kesehatan, termasuk di antaranya adalah mengurangi risiko kanker, jelas Dr. McKee. Masalahnya, selama ini, Anda mungkin tidak cukup mendapatkannya.
Perbanyak waktu di luar saat pagi. Matahari musim panas/kemarau dapat memberikan 10.000 IU vitamin D.
Tapi, ketika cuaca mendung, matahari tidak akan cukup kuat untuk memicu produksi vitamin D sebanyak yang kita perlukan. Karena itulah suplementasi dibutuhkan. Dapatkan tambahan vitamin D dari makanan, misalnya dari ikan laut berlemak baik seperti salmon dan tongkol.
Institute of Medicine merekomendasikan asupan harian vitamin D sebanyak 600 IU. Angka ini adalah angka konservatif. The Endocrine Society dan kebanyakan dokter menganggap asupan hingga 2.000 IU perhari masih bisa disebut aman.

Khasiat dan Manfaat Bawang Putih

Bawang putih adalah salah satu yang paling populer dan bahan yang paling banyak digunakan dalam masakan dunia. 

Ini telah memperoleh popularitas berkat manfaatnya untuk memberikan dampak rasa yang besar untuk setiap hidangan dan banyak manfaat kesehatan.

Dengan mengkonsumsi bawang putih mentah Anda dapat mengobati berbagai kondisi medis. Bawang putih sangat dianjurkan bahkan oleh dokter. 

Hal ini bermanfaat untuk menurunkan tekanan darah tinggi dan kolesterol, serta untuk pencegahan serangan jantung dan penyakit jantung koroner. 

Bawang putih juga sangat bermanfaat ketika datang untuk mengurangi gejala aterosklerosis.


Konsumsi hanya satu siung bawang putih sehari dapat membantu Anda menyingkirkan beberapa masalah kesehatan sehari-hari, termasuk demam, dingin, flu, diare pelancong, infeksi jamur, gigitan bug. 

Tanaman ini juga berguna untuk mengendalikan gejala osteoarthritis, diabetes, dan pembesaran prostat.

Ini sangat meningkatkan sistem kekebalan tubuh dan berfungsi sebagai detoksifikasi tubuh yang sangat baik. 

Selanjutnya, bila dikombinasikan dengan bawang dan jahe, bawang putih mengurangi efek samping dari kemoterapi.

Cara menggunakan bawang putih?

Dianjurkan agar Anda mengkonsumsi mentah bawang putih, sebagai bahan aktif yang disebut allicin kehilangan efeknya ketika diproses termal (dimasak).

Anda hanya harus menghancurkan dan mengiris cengkeh dan membiarkan untuk sekitar 15 menit, dan kemudian memakannya.

Penggunaan cengkeh memicu reaksi yang meningkatkan bio-ketersediaan allicin.

Saran lain untuk makan bawang putih untuk makan pada saat perut kosong.

Konsumsi bawang putih membuatnya lebih mudah bagi tubuh Anda untuk menyerap nutrisi dari bahan ini ketika perut Anda tidak penuh.
Bawang putih mentah dan Madu

Ambil dua atau tiga siung bawang putih, cincang mereka, dan campurkan dengan satu sendok makan madu.

Mengkonsumsi campuran ini setiap hari. Segera, Anda akan melihat perubahan dalam kesehatan Anda secara keseluruhan, terutama dalam hal energi Anda akan merasakan perbedaan.

Jika Anda memiliki kulit sensitif, gunakan sarung tangan saat Anda mempersiapkan tonik ini.

Selain itu, ingat untuk tidak menyentuh mata Anda, karena Anda dapat mengiritasi mata.
Bahan untuk obat pencegah penyakit flu, batuk, dan pilek:
    Lima siung bawang putih cincang
    cuka sari apel organik
    Setengah cincang bawang bombay
    Satu sendok makan jahe cincang
    Dua cabai merah
    Jus dari satu lemon

Bagaimana mempersiapkan itu?

Ambil toples kaca ukurang sedang, sekitar 350-500 ml.

Lalu tempatkan bawang cincang ke dalam toples, dan kemudian tambahkan bawang putih.

Hal berikutnya yang harus Anda tambahkan ke toples adalah cabai (tidak menghilangkan bijinya), dan kemudian jahe. 

Pada akhirnya, tambahkan jus lemon diperas dan cuka sari apel, tinggalkan satu sentimeter dari ruang kosong di atas. 

Menutup tutup dengan baik dan menyimpan toples di tempat yang dingin dan gelap.

Obat yang siap untuk dikonsumsi hari berikutnya sudah tersedia. Obat ini akan berhasil melawan flu, sakit tenggorokan dan pilek.
Sumber: Non Stop Healthy

Yuk di Share -->

>

 
Back to top