Fungsi Utama: Melenturkan Persendian dan Fungsi Jantung
Buah yang satu ini pasti tidak asing bagi kita bila untuk hidangan sehat sehari-hari. Rasa dan tekturnya yang lembut, menghasilkan suatu kenikmatan yang luar biasa. Jenis buah alpukat yang banyak di pasaran adalah alpukat hijau bundar, hijau panjang dan alpukat fuerte. Bentuk buah alpukat ada yang lonjong ada yang bundar dengan warna kulit buah hijau sampai merah tua. Daging buah umumnya berwarna kuning seperti mentega dan berbiji satu. Daging buah alpukat bertesktur halus, berserat halus, tebal, empuk, serta rasanya gurih dan lezat. Alpukat biasanya dinikmati dalam bentuk jus, es campur, puding atau campuran salad. Semua varietas alpukat memiliki kandungan gizi dan manfaat yang prima, tidak peduli jenis mentega atau jenis susu.
Tinjauan Medis
Secara umum, alpukat berfungsi menurunkan kolesterol darah, trigliserida (melalui niasin) dan asam lemak tak jenuh. Sangat baik untuk mengatasi malnutrisi dan kulit kering. Asam lemak alpukat mampu memberikan lubrikasi (minyak) atau pelicin secara alami pada tulang-tulang persendian tubuh seperti leher, siku, pergelangan tangan, pinggul, lutut, dan pergelangan kaki, sehingga dapat menjaga kelenturan otot-otot sendi. Alpukat berguna untuk mengembalikan nutrisi yang hilang karena diet atau kurang gizi. Jus alpukat mempunyai kandungan gizi yang lebih baik dan sangat berguna untuk mengembalikan stamina tubuh yang hilang karena jus alpukat merupakan sumber energi yang sangat melimpah.
Alpukat dikenal mengandung lemak yang tinggi, tetapi umumnya terdapat dalam bentuk lemak tak jenuh tunggal. Konsumsi asam lemak tak jenuh tunggal justru dapat memperbaiki kadar kolesterol dan memproteksi kerusakan arteri atau pembuluh darah. Asam lemak tak jenuh tunggal yang banyak terkandung dalam alpukat adalah asam oleat (seperti asam lemak yang terdapat dalam almond dan minyak zaitun). Asam oleat merupakan asam lemak omega-9 yang dapat menurunkan kadar kolesterol total dan LDL (kolesterol jahat), tetapi sebaliknya meningkatkan HDL (Kolesterol baik). Hal tersebut dapat melindungi pembuluh darah dari kerusakan akibat aterosklerosis.
Berbeda dari buah-buahan lain, alpukat hampir tidak mengandung pati, sedikit mengandung gula buah, tetapi berlimpah serat selulosa. Faktor ini menjadikan alpukat dianjurkan sebagai bagian menu untuk mengendalikan diabetes. Pada saat mengupas alpukat, membran bagian luar yang ada di bawah permukaan kulit sebaiknya dipertahankan. Bagian membran tersebut menyimpan semua kelebihan mineral alpukat. Zat besi dan tembaga yang berlimpah membuat alpukat penting dalam pembentukan sel darah merah dan mencegah anemia gizi. Paduan antara Vitamin C, Vitamin E, zat besi serta mangan menjadikan alpukat baik untuk menjaga kesehatan kulit dan rambut. Dengan adanya asam folat dan vitamin B komplek, maka alpukat dapat membantu merangsang pembentukan jaringan kolagen.
Kandungan kalium yang tinggi pada alpukat dapat membantu mengatur regulasi tekanan darah, sehingga membantu pencegahan penyakit darah tinggi, jantung, maupun stroke. Selain itu alpukat juga kaya asam folat. Pada penelitian menunjukkan bahwa konsumsi asam folat dapat menurunkan resiko penyakit kardiovaskular. Kandungan Vitamin K pada alpukat juga cukup baik bagi pembentukan protrombin. Kadar protrombin yang tinggi di dalam darah merupakan indikasi daya penggumpalan darah yang baik. Oleh karena itu vitamin K juga dikenal sebagai vitamin koagulasi (penggumpalan darah untuk penyembuhan luka). Juga kandungan vitamin B6 pada alpukat dapat meningkatkan produksi hormon pria, sedangkan kandungan kaliumnya dapat membantu mengatur kerja kelenjar tiroid pada wanita. Kedua hal tersebut akan berkontribusi positif terhadap peningkatan libido seseorang.
Menurut penelitian, alpukat juga sangat bermanfaat bagi kesehatan hati. Pada eksperimen terhadap tikus menunjukkan bahwa sari atau jus alupkat sangat efektif untuk melawan sel kanker. Adanya zat karetenoid dan tokoferol pada alpukat dapat menghambat pertumbuhan sel kanker prostat. Alpukat juga mengandung glutation yang sangat berguna untuk menjaga pertumbuhan dan kesehatan sel, juga dapat membersihkan radikal bebas sehingga dapat mencegah penyakit kanker lebih dini.
Kandungan Gizi dan Fitonutrien
Satu buah alpukat mengandung 23 mg kalsium, 95 mg fosfor, 1,4 mg zat besi, 9 mg sodium, 1,368 mg potasium, 660 IU vitamin A, 8,6 mg niasin, 82 mg vitamin C, serta asam lemak oleat dan linoleat.
Manfaat Lainnya
1. Melembabkan kulit
2. Menurunkan kadar kolesterol darah
3. Mencegah konstipasi
4. Membantu regenari darah dan mencegah anemia












